Cara Membersihkan Virus di Laptop Terbaru-Terupdate 2021

By | Februari 23, 2021
Cara Membersihkan Virus di Laptop

Mengetahui cara membersihkan virus di laptop adalah kemampuan dasar yang sangat penting bagi para pekerja di depan laptop atau komputer. Virus digital menjadi semacam ancaman dan momok mengerikan karena mereka dapat mengancam keamanan data serta kelengkapan dokumen yang kita simpan di dalam laptop.

Umumnya, membersihkan virus pada laptop bisa menggunakan du acara, yakni memakai fitur bawaan laptop atau memakai perangkat anti-virus tambahan. Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan akan masuk dalam cakupan pembahasan di bawah ini:

8 Cara Menghapus Virus di Laptop

Tulisan kali ini akan merangkum 8 cara membersihkan virus di laptop yang terbukti dapat menyelesaikan masalah tanpa masalah. Jika dengan fitur anti-virus bawaan, laptop sudah kembali normal, maka Anda tak perlu mengunduh aplikasi pihak ketiga. Berikut beberapa caranya:

1.      Menon-aktifkan jaringan internet

Hampir 70% kasus masuknya virus ke dalam perangkat laptop atau Personal Computer (PC) melalui koneksi internet. Media masuknya bisa bermacam-macam, mulai dari lama website, link internet, file unduhan, atau password media sosial yang bocor sehingga virus bisa menerobos masuk.

Untuk mengantisipasi kemungkinan sinyal internet sebagai pintu gerbang masuknya virus, langkah pertama yang bisa Anda lakukan ketika laptop mulai error adalah menon-aktifkan jaringan internet. Tujuannya agar pengrusakan virus tidak semakin menyebar ke seluruh sistem.

2.      Menghapus temporary file

Cara menghapus virus di laptop kedua ialah dengan menghapus temporary files. Caranya:

  • Masuk menu start kemudian masukkan keyword ‘temporary file’
  • Klik pilihan ‘free ups disk by deleting unnecessary file’
  • Anda akan berhadapan dengan beberapa pilihan, klik saran ‘temporary internet files’ kemudian langsung pilih ‘delete’.
  • Lakukan verifikasi dengan tekan ok
  • Klik satu kali lagi pada ‘delete file’
Menghapus temporary file

Penyimpanan ‘temporary files’ seringkali menjadi sarang bagi para virus untuk meracuni keseluruhan sistem dalam laptop sedikit demi sedikit.

3.      Aktifkan safe mode

Safe mode adalah fitur dalam laptop yang berfungsi melindungi sistem dalam laptop dari berbagai pengaruh eksternal asing. Safe mode sangat berguna ketika Anda menghapus virus, tujuannya agar virus tersebut tidak bisa masuk dalam sistem.

Cara mengaktifkan safe mode adalah sebagai berikut:

  • Lakukan restart pada laptop
  • Tekan f8 beberapa saat, kemudian pilih fitur ‘advanced boot options’
  • Klik opsi ‘safe mode with networking’
  • Biarkan laptop tetap tidak tersambung dengan jaringan internet.
Aktifkan safe mode

Jangan gunakan laptop untuk beberapa saat.

4.      Melakukan reboot

Melakukan reboot dapat menjadi langkah lanjutan setelah Anda selesai mengaktifkan safe mode pada laptop atau PC. Reboot merupakan langkah mengembalikan sistem seperti sedia kala, tentunya dengan tiadanya virus lagi di dalam sistem laptop/komputer. Kami sangat menyarankan Anda untuk melakukan reboot setelah mengaktifkan mode safe.

5.      Menginstall virus scanner

Langkah untuk membersihkan virus selanjutnya ialah dengan mengunduh perangkat pengusir virus tambahan atau pihak lain di luar sistem bawaan laptop. Aplikasi tersebut bertugas untuk membantu laptop menghalau virus.

Cukup mudah untuk menemukan rekomendasi aplikasi anti-virus yang terbukti manjur dan mujarab dalam menghempaskan virus dari laptop. Salah satu yang bisa Anda gunakan adalah aplikasi ‘kaspersky internet security’.

6.      Melakukan pemindaian virus

Setelah mengunduh aplikasi anti-virus, kini Anda dapat menggunakannya. Pada umumnya, aplikasi tambahan khusus seperti ini sangat mudah digunakan, tampilan simple, dan tidak membutuhkan proses yang lama. Salah satu contohnya penggunaan aplikasi Kaspersky internet security.

Fitur memindai virus biasanya menggunakan tulisan ‘scan’. Anda perlu menunggu beberapa menit selama proses pemindaian sistem berjalan. Lama waktu proses ini juga tergantung kepada besarnya data yang tersimpan, apakah ada virus yang terdeteksi, dan beberapa faktor lainnya.

7.      Melakukan karantina virus

Sebagaimana kita ketahui, virus bukanlah perkara ringan dimana kita bisa meremehkannya. Pada taraf tertentu, virus virtual ini dapat meracuni file-file yang terdapat dalam penyimpanan laptop dan membuatnya berantakan. Sebelum kemungkinan terburuk tersebut terjadi, melakukan karantina virus adalah jalan terbaik.

Melakukan karantina dapat dilaksanakan setelah proses scan selesai. Memilih opsi karantina atau menghapus virus malware akan membuat virus tersebut mati dan hilang dari sistem. Tips ini juga menjadi cara menghilangkan virus di laptop windows 10 yang banyak orang praktekkan.

8.      Rutin mengupdate software

Berbagai software yang terdapat di laptop Anda sesungguhnya terus melakukan pembaruan sistem. Pembaruan tersebut biasanya berkaitan dengan keamanan, kecanggihan fitur, atau penambahan fasilitas software.

Melakukan update terkini mernjadi salah satu cara alternatif untuk menghindari kemungkinan masuknya virus melalui software-software tersebut, seperti browser, sistem operasi, chrome, dan lain sebagainya.

Demikian 8 tips cara membersihkan virus di laptop yang bisa menjadi salah satu ajang praktek menghilangkan virus dari perangkat laptop. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *